FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BERHITUNG PADA SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR
Kata Kunci:
Kesulitan Berhitung, siswa kelas 3 SD, #studyliteratur, faktor penyebab, Matematika sekolah dasarAbstrak
Kemampuan berhitung adalah bekal dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar sebelum melangkah ke materi matematika yang lebih rumit. Kenyataannya, banyak siswa kelas 3 SD masih terhambat dalam menyelesaikan operasi hitung sederhana. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis faktor-faktor yang menjadi penyebab utama kesulitan berhitung pada siswa kelas 3 SD melalui pendekatan studi literatur. Sumber data diperoleh dari basis data Google Scholar, ERIC, ResearchGate, dan SINTA, mencakup publikasi tahun 2015–2025. Dari 87 sumber yang ditelusuri, sebanyak 32 sumber dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menemukan empat kelompok faktor utama: (1) faktor neurologis dan kognitif, seperti diskalkulia dan lemahnya memori kerja; (2) faktor pedagogis, berupa pola mengajar yang terlalu hafalan dan kurangnya penggunaan alat bantu nyata; (3) faktor psikologis, terutama kecemasan terhadap pelajaran matematika; serta (4) faktor lingkungan, yang mencakup kurangnya keterlibatan orang tua dan ketimpangan kondisi sosial-ekonomi. Penelitian ini menegaskan bahwa kesulitan berhitung tidak bisa ditangani dari satu sisi saja, melainkan memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan melibatkan semua pihak.
Unduhan
Referensi
Andayanie, L. M., Adhantoro, M. S., Purnomo, E., & Kurniaji, G. T. (2025). Implementation of deep learning in education: Towards mindful, meaningful, and joyful learning experiences. Journal of Deep Learning, 47–56.
Ashcraft, M. H., & Krause, J. A. (2007). Working memory, math performance, and math anxiety. Psychonomic Bulletin & Review, 14(2), 243–248.
Association, A. P. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5 ed.).
American Psychiatric Publishing.
Auliya, R. N. (2016). Kecemasan matematika dan pemahaman matematis. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 6(1), 12–22. https://doi.org/10.30998/formatif.v6i1.748
Aunio, P., & Räsänen, P. (2016). Core numerical skills for learning mathematics in children aged five to eight years. European Early Childhood Education Research Journal, 24(5), 684–704. https://doi.org/10.1080/1350293X.2014.996424
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Harvard University Press.
Butterworth, B., Varma, S., & Laurillard, D. (2011). Dyscalculia: From brain to education.
Science, 332(6033), 1049–1053. https://doi.org/10.1126/science.1201536
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4 ed.). SAGE Publications.
Dehaene, S. (2011). The number sense: How the mind creates mathematics (Rev.). Oxford University Press.
Duncan, G. J., Dowsett, C. J., Claessens, A., Magnuson, K., Huston, A. C., Klebanov, P., & Japel, C. (2007). School readiness and later achievement. Developmental Psychology, 43(6), 1428–1446. https://doi.org/10.1037/0012-1649.43.6.1428
Geary, D. C. (2011). Consequences, characteristics, and causes of mathematical learning disabilities and persistent low achievement in mathematics. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 32(3), 250–263. https://doi.org/10.1097/DBP.0b013e318209edef
Hiebert, J., & Lefevre, P. (1986). Conceptual and procedural knowledge in mathematics: An introductory analysis. In J. Hiebert (Ed.), Conceptual and procedural knowledge: The case of mathematics (hal. 1–27). Lawrence Erlbaum Associates.
Jordan, N. C., Kaplan, D., & Hanich, L. B. (2002). Achievement growth in children with learning difficulties in mathematics. Journal of Educational Psychology, 94(3), 586–597. https://doi.org/10.1037/0022-0663.94.3.586
Kemdikbudristek. (2023). Laporan hasil asesmen nasional 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Buku saku: Tanya jawab Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/06/PanduanPengembangan-Kurikulum-Operasional-di-Satuan-Pendidikan.pdf
Mulyasa, H. E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka. Bumi Aksara.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education.
https://doi.org/10.3758/BF03194059
OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Patall, E. A., Cooper, H., & Robinson, J. C. (2008). Parent involvement in homework: A research synthesis. Review of Educational Research, 78(4), 1039–1101. https://doi.org/10.3102/0034654308325185
Peng, P., Namkung, J., Barnes, M., & Sun, C. (2016). A meta-analysis of mathematics and working memory: Moderating effects of working memory domain, type of mathematics skill, and sample characteristics. Psychological Bulletin, 142(1), 69–105. https://doi.org/10.1037/bul0000032
Raghubar, K. P., Barnes, M. A., & Hecht, S. A. (2010). Working memory and mathematics: A review of developmental, individual difference, and cognitive approaches. Learning and Individual Differences, 20(2), 110–122. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2009.10.005
Ramirez, G., Gunderson, E. A., Levine, S. C., & Beilock, S. L. (2013). Math anxiety, working memory, and math achievement in early elementary school. Journal of Cognition and Development, 14(2), 187–202. https://doi.org/10.1080/15248372.2012.664593
Randan, F., Todingbua, M. A., & Buku, A. (2025a). Efektivitas pelayanan dan penyediaan sarana/prasarana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tingkat sekolah dasar. Journal of Comprehensive Science (JCS), 4(2).
Randan, F., Todingbua, M. A., & Buku, A. (2025b). Efektivitas pelayanan dan penyediaan sarana/prasarana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tingkat sekolah dasar di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Journal of Comprehensive Science (JCS), 4(2).
Richardson, F. C., & Suinn, R. M. (1972). The mathematics anxiety rating scale: Psychometric data. Journal of Counseling Psychology, 19(6), 551–554. https://doi.org/10.1037/h0033456
Ross, S. H. (1989). Parts, wholes, and place value: A developmental view. Arithmetic Teacher, 36(6), 47–51.
Skemp, R. R. (1976). Relational understanding and instrumental understanding. Mathematics Teaching, 77, 20–26.
Soedjadi, R. (2000). Kiat pendidikan matematika di Indonesia: Konstatasi keadaan masa kini menuju harapan masa depan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdiknas.
Sousa, D. A. (2015). How the brain learns mathematics (2 ed.). Corwin.
Sumilat, J., Samauling, Y., Maay, M., Tapemo, M., Somba, M., & Tomme, R. (2025). Refleksi implementasi kebijakan pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah dasar: Studi literatur tentang harapan, tantangan, dan solusi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(12.B), 15–24.
https://doi.org/10.5281/jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13365
Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana Prenada Media
Group.
Swanson, H. L., & Jerman, O. (2006). Math disabilities: A selective meta-analysis of the literature. Review of Educational Research, 76(2), 249–274. https://doi.org/10.3102/00346543076002249
Van de Walle, J. A., Karp, K. S., & Bay-Williams, J. M. (2019). Elementary and middle school mathematics: Teaching developmentally (10 ed.). Pearson.
Wahyudi, W., & Anugraheni, I. (2017). Strategi pemecahan masalah matematika. Satya Wacana University Press.
Wilder, S. (2014). Effects of parental involvement on academic achievement: A meta-synthesis. Educational Review, 66(3), 377–397. https://doi.org/10.1080/00131911.2013.780009
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Galuh Dewan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


