The Effect of Uphill Running Variation Training on 100-Meter Sprint Speed ​​Among Students in the Athletics Extracurricular Program at SMP N 2 Koto Baru

Pengaruh Latihan Variasi Uphill Running Terhadap Kecepatan Lari Sprint 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler Atletik SMP N 2 Koto Baru

Authors

  • Maldin ahmad Burhan Universitas Dharmas Indonesia
  • Dian Estu Prasetyo Universitas Dharmas Indonesia
  • Ronaldo universita dharmas indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56667/jveit.v7i1.2462

Keywords:

Uphill Running, Kecepatan, Sprint 100 Meter, Ekstrakurikuler..

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan variasi uphill running (lari menanjak) terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa ekstrakurikuler SMP N 2 Koto Baru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler atletik SMP N 2 Koto Baru yang berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 15 siswa (12 putra dan 3 putri). Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni tahun 2026. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecepatan lari adalah tes lari sprint 100 meter. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan analisis statistik Uji-t Berpasangan (Paired Sample t-Test) berbantuan SPSS 20. Hasil penelitian kelompok putra menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 15,65 detik menurun (lebih cepat) pada post-test menjadi 14,92 detik, dengan nilai t-hitung 19,187 > t_tabel 2,201 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 (persentase peningkatan 4,66%). Sementara kelompok putri menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 17,96 detik menurun pada post-test menjadi 17,26 detik, dengan nilai _hitung 7,225 > t_tabel 4,303 dan nilai signifikansi 0,013 < 0,05 (persentase peningkatan 3,90%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan variasi uphill running terhadap kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra maupun putri ekstrakurikuler atletik SMP N 2 Koto Baru

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] American College of Sports Medicine. (2021). ACSM’s guidelines for exercise testing and prescription. Wolters Kluwer.

[2] Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

[3] Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training. Human Kinetics.

[4] Fadli, A., Yusran, & Syahrial. (2022). Pengaruh latihan lari menanjak terhadap peningkatan kecepatan dan power otot tungkai. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(2), 85–92.

[5] Field, A. (2020). Discovering statistics using IBM SPSS statistics. SAGE Publications.

[6] Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26 (10 ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

[7] Harsono. (2015). Kepelatihan olahraga. PT Remaja Rosdakarya.

[8] Haugen, T., Tønnessen, E., & Seiler, S. (2022). Speed and sprint profiling in football. Sports Medicine, 52(1), 57–76.

[9] Irawadi, H. (2022). Metodologi latihan olahraga. Universitas Negeri Padang.

[10] Kurniawan, F. (2015). Latihan kondisi fisik olahraga. UNY Press.

[11] Maulana, R., & Rohendi, D. (2021). Pengaruh latihan variasi uphill running terhadap peningkatan kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Olahraga, 10(1), 45–53.

[12] Muthar, T. (2020). Dasar-dasar atletik. Alfabeta.

[13] Nugroho, A. (2019). Latihan kondisi fisik untuk olahraga prestasi. Deepublish.

[14] Petrus, A. (2023). Pendidikan jasmani dan pembinaan atletik. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 8(1), 12–20.

[15] Purnomo, E. (2020). Teknik dasar dan latihan sprint. Raja Grafindo Persada.

[16] Purnomo, E. (2022). Prinsip kecepatan dalam lari sprint. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 67–74.

[17] Rahmat, A. (2022). Atletik sebagai cabang olahraga dasar. Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 4(1), 1–9.

[18] Smith, B., Roderick, M., Hockin-Boyers, H., Monforte, J., Williams, T. L., Jachyra, P., Dodd-Reynolds, C., & Phoenix, C. (2025). 25 years of qualitative research in sport and exercise Psychology: How did it Go? and what now? Psychology of Sport and Exercise, 81, 102958. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2025.102958

[19] Snedden, J. (2021). Fundamentals of athletics training. Routledge.

[20] Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Alfabeta.

[21] Sukadiyanto. (2016). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. UNY Press.

[22] Sukadiyanto. (2020). Prinsip-prinsip latihan olahraga. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 12(1), 25–34.

[23] Sukendro. (2019). Dasar-dasar atletik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

[24] Sutrisno. (2020). Teknik start dalam lari jarak pendek. Jurnal Pendidikan Jasmani, 6(2), 40–48.

[25] Syauki, M. (2022). Analisis teknik dan kecepatan lari sprint. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 9(1), 55–63.

[26] Widiastuti. (2017). Tes dan pengukuran olahraga. Andi Offset.

[27] World Athletics. (2023). Coaching and training resources. World Athletics Federation.

[28] Yuliarman. (2023). Atletik sebagai olahraga prestasi dan pendidikan. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 11(2), 90–98.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Maldin ahmad Burhan, Dian Estu Prasetyo, & Ronaldo. (2026). The Effect of Uphill Running Variation Training on 100-Meter Sprint Speed ​​Among Students in the Athletics Extracurricular Program at SMP N 2 Koto Baru: Pengaruh Latihan Variasi Uphill Running Terhadap Kecepatan Lari Sprint 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler Atletik SMP N 2 Koto Baru. Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT), 7(1), 408–413. https://doi.org/10.56667/jveit.v7i1.2462