Paradigma Hakikat Manusia: Antara Liberalisme, Sosialisme, Dan Islam Dalam Membangun Pendidikan Agama Islam Yang Transformatif

Penulis

  • Dertha Mukhtar Mahasiswa S3 PAI Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek
  • Wedra Aprison Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek

DOI:

https://doi.org/10.56667/de_journal.v6i2.2032

Kata Kunci:

Hakikat Manusia, Liberalisme, Sosialisme, Islam, Pendidikan Agama Islam, Transformatif

Abstrak

Artikel ini mengkaji paradigma hakikat manusia dalam tiga perspektif besar: liberalisme, sosialisme, dan Islam, serta bagaimana sintesis nilai-nilai tersebut dapat membangun Pendidikan Agama Islam (PAI) yang transformatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis komparatif dari artikel terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa liberalisme menekankan kebebasan individu, sosialisme menekankan solidaritas kolektif, dan Islam mengintegrasikan keduanya dengan dimensi spiritual transendental. PAI transformatif lahir dari keseimbangan ini, menghasilkan pendidikan yang mampu membentuk pribadi beriman, berilmu, serta bertanggung jawab sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya paradigma integratif sebagai dasar pengembangan teori dan praktik pendidikan Islam di era kontemporer.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adamson, P., & Adamson, P. (2024). Thinking with Rosa : assent in philosophy of the Islamic world Thinking with Rosa : assent in philosophy of the Islamic world. 8788. https://doi.org/10.1080/09608788.2024.2337034

Isti’ana, A. (2024). Ideologi dan Paradigma Politik Pendidikan Islam. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 1(2), 74–82. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/64

Khoeroni, F. (2017). Ideologi Liberalisme Sebagai Dasar Konsep Pendidikan Integratif. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1). https://doi.org/10.21043/ji.v1i1.3102

Lee, J. C. (2020). Children ’ s spirituality , life and values education : cultural , spiritual and educational perspectives. 8455. https://doi.org/10.1080/1364436X.2020.1790774

Lestari, E. T., & Setiawati, E. (2020). Perbedaan Sikap, Motivasi dan Prestasi Belajar IPS pada Siswa Kelas V SD dengan Model Discovery Learning dan Model Konvensional. Jurnal Sosialita, 14(2), 225–240.

Mela, L. (2022). Transformasi Sosial dalam Pendidikan Islam Perspektif Hadis. AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6(3), 1181–1198. https://doi.org/10.29240/alquds.v6i3.4471

Merry, M. S., & Merry, M. S. (2020). Discourse : Studies in the Cultural Politics of Education Can schools teach citizenship ? Can schools teach citizenship ? 6306. https://doi.org/10.1080/01596306.2018.1488242

Muhammad Ridwan Efendi, W. A. (2024). Hakikat manusia dalam al-qur’an dan impilkasinya terhadap pendidikan islam. Perspektif Agama Dan Identitas, 9(5), 109–118. https://ojs.co.id/1/index.php/pai/article/view/1172

Peters, M. A. (2020). The failure of liberalism and liberal education. Educational Philosophy and Theory, 52(9), 918–922. https://doi.org/10.1080/00131857.2019.1675469

Putra, A. M. (2018). “Penjara” Baru Hakikat Manusia? Jurnal Agama Dan Masyarakat, 5(1), 71–95.

Rahmat. (2016). Liberalisme dalam Pendidikan Islam (Implikasinya Terhadap Sistem Pembelajaran Agama Islam Di Sekolah). Nidhomul Haq, 1(2), 70–88. http://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/nidhomulhaq/article/view/10

Raimundus Awur, Armada Riyanto, & Mathias Jebaru Adon. (2024). Liberalisme dan Identitas Nasional sebagai Pulchrum Bangsa Indonesia; Terang Filsafat Keindahan Aquinas. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial Dan Humaniora, 3(1), 8–19. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i1.3050

Rexhepi, P. (2018). The Politics of Postcolonial Erasure in Sarajevo. https://doi.org/10.1080/1369801X.2018.1487320

Rifa’i, A., Distriani, D., Ayundia, G., & Azis, A. (2024). Hakikat Manusia dan Hakikat Islam dalam Perspektif Imam Al-Ghazali. Cendekia Pendidikan, 15(6). https://doi.org/10.8734/CAUSA.v1i2.365

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). No Title 済無No Title No Title No Title. 2(2), 306–312.

Siregar, P. (2014). Integrasi Ilmu-Ilmu Keislaman Dalam Perspektif M. Amin Abdullah. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 38(2), 335–354. https://doi.org/10.30821/miqot.v38i2.66

Suriyati, Hasmiati, Jamaluddin, & P, S. (2022). Pendidikan Liberalisme Dalam Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam. Al Asma : Journal of Islamic Education, 4(2), 138–146. https://doi.org/10.24252/asma.v4i2.31235

Tolchah, M. (2011). Pendidikan dan Faham Liberalisme. At-Ta’dib, 3(2), 163–178. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=443664&val=7635&title=Pendidikan dan Faham Liberalisme

Ulfah Nury Batubara, Royhanun Siregar, & Nabilah Siregar. (2021). Pancasila Makalah 1. 9(4), 485–491.

Wikandaru, R., & Cahyo, B. (2016). Landasan Ontologis Sosialisme. Jurnal Filsafat, 26(1), 112. https://doi.org/10.22146/jf.12627

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-19

Cara Mengutip

Mukhtar, D., & Aprison, W. (2025). Paradigma Hakikat Manusia: Antara Liberalisme, Sosialisme, Dan Islam Dalam Membangun Pendidikan Agama Islam Yang Transformatif. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 6(2), 337–342. https://doi.org/10.56667/de_journal.v6i2.2032

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.