Studi Literatur: Hubungan Mandi Malam dengan Penyakit Rematik pada Lansia

Penulis

  • Bebby Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Keira Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Cynthia Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Januar Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.56667/jikdi.v5i2.1846

Kata Kunci:

faktor risiko, lansia, mandi malam, mitos, rematik

Abstrak

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang banyak menyerang lansia. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada sendi yang menyebabkan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan aktivitas. Di masyarakat masih berkembang kepercayaan bahwa mandi malam dapat menjadi penyebab atau memperburuk kondisi rematik pada lansia. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis persepsi masyarakat mengenai mandi malam serta hubungannya dengan kejadian RA pada lansia. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel ilmiah yang diambil dari database Google Scholar, PubMed, Garuda, dan ScienceDirect, dengan kriteria publikasi tahun 2020–2025 dan relevansi topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa mandi malam tidak terbukti sebagai penyebab langsung rheumatoid arthritis. Namun, pada lansia yang sudah mengalami gejala RA, mandi malam menggunakan air dingin dapat memperparah nyeri sendi. Persepsi yang salah mengenai hal ini masih kuat di masyarakat dan berpengaruh terhadap perilaku mandi serta keputusan kesehatan pada lansia. Edukasi yang tepat dan berbasis bukti ilmiah dibutuhkan agar masyarakat dapat memahami penyebab rematik yang sebenarnya dan tidak terjebak pada mitos yang berkembang.

Referensi

Afridon, A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rematik pada penderita rematik di Kelurahan VI Suku wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok. Ensiklopedia Education Review, 2(1), 1–10.

Andri, J., Padila, P., Sartika, A., Putri, S. E. N., & Harsismanto, J. (2020). Tingkat pengetahuan terhadap penanganan penyakit rheumatoid arthritis pada lansia. Jurnal Kesmas Asclepius, 2(1), 12–21.

Anggraeni, R., Villayatina, V., Jati, R., Aeni, Q., & Nurwijayanti, A. (2023). Description of the characteristics of barriers to pain comfort: Sleep quality in elderly with rheumatoid arthritis in Kendal Regency. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 4(1), 113–118.

Aprilyadi, N., & Soewito, B. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Muara Kati Kabupaten Musi Rawas. Masker Medika, 8(1), 176–184.

Arfianda, A., Tharida, M., & Masthura, S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit rheumatoid arthritis pada lansia di Gampong Piyeung Manee Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 8(2), 992–1002.

Azzouzi, H., & Ichchou, L. (2020). Seasonal and weather effects on rheumatoid arthritis: Myth or reality? Pain Research and Management, 2020(1), 5763080. https://doi.org/10.1155/2020/5763080

Dion, Y., & Wawo, B. A. M. (2023). Hubungan antara tingkat pengetahuan dan pola makan dengan kejadian artritis reumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. CHMK Health Journal, 7(1), 482–489.

Hafizhah, A., Keswara, U. R., & Yanti, D. E. (2020). Kejadian rheumatoid arthritis pada lansia di Poliklinik Bandar Lampung. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(3), 375–382.

Kemenkes RI. (2018). Riset kesehatan dasar riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan,1–674. https://repository.kemkes.go.id/book/1323

Marsiami, A. S. (2023). Manfaat senam reumatik pada lansia. Indonesian Journal of Health Development, 5(1), 1–8. https://ijhd.upnvj.ac.id/index.php/ijhd/article/view/111

Novita, T. R., & Kholisah, L. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Muara Bungo II tahun 2024. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 10(2), 501–510.

Pavlov-Dolijanovic, S., Bogojevic, M., Nozica-Radulovic, T., Radunovic, G., & Mujovic, N. (2023). Elderly- onset rheumatoid arthritis: Characteristics and treatment options. Medicina, 59(10), 1878.

Perhimpunan Reumatologi Indonesia. (2021). Diagnosis dan pengelolaan artritis reumatoid: Rekomendasi. https://reumatologi.or.id/wp-content/uploads/2021/04/Rekomendasi-RA-Diagnosis-dan-Pengelolaan- Artritis-Reumatoid.pdf

Purwanza, S. W., Diah, A. W., & Nengrum, L. S. (2022). Faktor penyebab kekambuhan rheumatoid arthritis pada lansia (55–85 tahun). Nursing Information Journal, 1(2), 61–66.

Rachmawati, E., & Pradana, A. A. (n.d.). Mandi malam menyebabkan rheumatoid arthritis (rematik): Telaah singkat. (tidak tersedia informasi publikasi lengkap)

Radu, A. F., & Bungau, S. G. (2021). Management of rheumatoid arthritis: An overview. Cells, 10(11), 2857. https://doi.org/10.3390/cells10112857

Rasiman, N. B. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rematik pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Kecamatan Palu Barat. Pustaka Katulistiwa: Karya Tulis Ilmiah Keperawatan, 3(1), 6–14.

Rizki, N. A. (2022). Hubungan genetik dan obesitas dengan kejadian rheumatoid arthritis pada lansia di Joring Natobang tahun 2022. (tidak tersedia informasi jurnal/penerbit)

Sanjaya, R., Mukhlis, H., & Febriyanti, H. (2021). Penyuluhan kesehatan tentang penyakit reumatik pada lansia.

Journal of Public Health Concerns, 1(1), 8–15.

Saputri, E., & Adriani, L. (2022). Hubungan Nyeri Rheumatoid Arthritis Dengan Kemandirian Dalam Aktivitas Kehidupan Sehari-hari Pada Lansia. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 4(2), 21-30.

Septiana, S., Sutrisno, S., Amirudin, I., & Sugiyanto, S. (2023). Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian rheumatoid arthritis pada lansia. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(2), 111–119.

Sartika, Y. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap lansia dalam mengatasi kekambuhan penyakit rheumatoid arthritis di wilayah kerja Puskesmas Hiang tahun 2022. SBY Proceedings, 1(1), 250–258.

Sastra, S. A. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rheumatoid arthritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Anggaberi Kabupaten Konawe tahun 2024. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 4(1), 37–48.

Umaht, R. R. K., Mulyana, H., & Purwanti, R. (2021). Terapi non farmakologi berbahan herbal untuk menurunkan nyeri rematik: A literature review. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), 183–191.

Veranita, N. A. (2024, July 16). Reumatoid artritis: Manajemen dan asuhan keperawatan. Sada Kurnia Pustaka. https://repository.sadapenerbit.com/index.php/books/catalog/book/164

Wiguna, M. N. H., Darwata, I. W., & Wijaya, M. D. (2020). Level of knowledge, attitude, and behavior towards rheumatic disease among elderly in Samplangan Village, Gianyar. In nCOV 2020: The Proceedings of the 1st Seminar The Emerging of Novel Corona Virus, nCov 2020, 11–12 February 2020, Bali, Indonesia. European Alliance for Innovation.

World Health Organization. (2023, June 28). Rheumatoid arthritis. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/rheumatoid-arthritis

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Shandra, B., Dwinova, K., Amelia, C., & Ariyanto, J. (2025). Studi Literatur: Hubungan Mandi Malam dengan Penyakit Rematik pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia, 5(2), 35–42. https://doi.org/10.56667/jikdi.v5i2.1846

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.