Hubungan Kategori Hipertensi terhadap Gangguan Irama Jantung pada Lansia Penderita Hipertensi di Nagari Koto Baru, Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya

Penulis

  • Sinta Dwi Tamara S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Dharmas Indonesia
  • Candra Syah Putra Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Dharmas Indonesia
  • Dian Eka Putri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Dharmas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56667/jikdi.v5i2.1970

Kata Kunci:

hipertensi, irama jantung, lansia, takikardi

Abstrak

Hipertensi pada lansia kerap muncul dalam bentuk Isolated Systolic Hypertension, yaitu sebuah kondisi yang ditandai oleh lonjakan tekanan sistolik sementara tekanan diastolik justru mengalami penurunan. Berdasarkan statistik dari Puskesmas Koto Baru di Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2025, tercatat ada sebanyak 672 warga lansia yang terdiagnosis mengidap penyakit ini. Tekanan darah yang tidak terkontrol pada lansia berisiko tinggi memicu gangguan irama jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kategori hipertensi dengan gangguan irama jantung pada lansia di Nagari Koto Baru, Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 212 lansia, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 68 responden. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mengalami hipertensi kategori sedang, yaitu sebanyak 34 orang (50%), dan 37 lansia (54,4%) mengalami irama jantung takikardi. Berdasarkan uji statistik Chi-Square, ditemukan hubungan yang signifikan antara kategori hipertensi dengan irama jantung pada lansia dengan nilai p-value = 0,000 (< 0,05). Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keparahan hipertensi dengan kejadian gangguan irama jantung (takikardi) pada lansia. Tenaga kesehatan di Puskesmas Koto Baru disarankan untuk mengintegrasikan pemeriksaan irama jantung ke dalam program Posyandu Lansia dan meningkatkan edukasi kepatuhan pengobatan untuk mengontrol tekanan darah.

Referensi

Dafriani, P., Sartiwi, W., & Dewi, R. I. S. (2023). Edukasi hipertensi pada lansia di Lubuk Buaya Kota Padang. Abdimas Galuh, 5(1), 90–93. https://doi.org/10.25157/ag.v5i1.8901

Grassi, G. (2024). Sympathetic overactivity, hypertension and cardiovascular disease: State of the art. Current Medical Research and Opinion, 40(sup1), S5–S13. https://doi.org/10.1080/03007995.2024.2305248

Hasari, A. P. (2019). Gambaran irama jantung pada penderita hipertensi di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Jurnal Medika.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mancia, G., Kreutz, R., Brunström, M., Burnier, M., Grassi, G., Januszewicz, A., Muiesan, M. L., Tsioufis, K., Agabiti-Rosei, E., Algharbi, E. A., Azizi, M., Benetos, A., Borghi, C., Hitij, J. B., Cifkova, R., Coca, A., Cornelissen, V., Cruickshank, J. K., Cunha, P. G., … Schmieder, R. E. (2023). 2023 ESH guidelines for the management of arterial hypertension the task force for the management of arterial hypertension of the european society of hypertension: Endorsed by the International Society of Hypertension (ISH) and the European Renal Association (ERA). Journal of Hypertension, 41(12), 1874–2071. https://doi.org/10.1097/HJH.0000000000003480

Nurul, F., et al. (2024). Karakteristik pasien hipertensi dengan gangguan kardiovaskular. Fakumi Medical Journal, 4(1).

Masturoh, I., & Anggita, N. (2023). Metodologi penelitian kesehatan (Edisi Revisi). Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). (2021). Pedoman tata laksana hipertensi pada penyakit kardiovaskular (Edisi ke-2). Centra Komunikasi Kardiovaskular

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kesehatan: Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Ungar, A., Rivasi, G., & Vanni, S. (2022). Hypertension in the elderly: New insights and management. High Blood Pressure & Cardiovascular Prevention, 29(2), 105–113. https://doi.org/10.1007/s40292-022-00508-w

Untari, D. A., et al. (2023). Definisi dan Batasan Lanjut Usia dalam Keperawatan Gerontologi. Malang: UB Press.

Wang, Y., & Verma, A. (2020). The role of arrhythmia and its impact on cardiovascular health. Journal of Clinical Medicine.

WHO. (2023). Hypertension. March. https://www.who.int/news- room/fact-sheets/detail/hypertension.

World Health Organization. (2023). WHO global report on hypertension 2023: The race against a silent killer. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081062

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Tamara, S. D., Putra, C. S., & Putri, D. E. (2025). Hubungan Kategori Hipertensi terhadap Gangguan Irama Jantung pada Lansia Penderita Hipertensi di Nagari Koto Baru, Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia, 5(2), 43–48. https://doi.org/10.56667/jikdi.v5i2.1970